Perjuangan Para Pengantin Menikah di Tengah Kepungan Banjir Pasuruan

Pasuruan - Saat musim hujan, wilayah Pasuruan kerap diterjang banjir. Sejumlah pasangan pengantin di Kabupaten Pasuruan tetap nekat melangsungkan pernikahan di tengah banjir karena sudah direncanakan jauh-jauh hari.

Meski digelar di lokasi yang terendam banjir, hajatan pernikahan tetap meriah. Momen-momen pesta pernikahan di tengah kepungan banjir diabadikan warga. Videonya diunggah ke media sosial dan viral.

Sejumlah video yang dipantau detikJatim, Selasa (15/2/2022), ada tiga hajatan pernikahan digelar saat banjir pada Minggu (13/2/2022). Satu hajatan pernikahan di tengah banjir ada di Kecamatan Beji dan dua titik digelar di Kecamatan Grati.

Di video tersebut memperlihatkan mempelai pria bersama pengiringnya menerjang banjir saat menuju ke lokasi pernikahan. Kejadian tersebut diketahui di Desa Kedungboto, Kecamatan Beji.

Di video itu tampak mempelai pria memakai jas berwarna silver dan peci hitam duduk dan menaiki sebuah papan. Beberapa pengiring pengantin berjalan di samping kanan kiri dan belakangnya terlihat mendorong papan di tengah banjir setinggi lutut orang dewasa tersebut.

Mereka menyusuri banjir menuju rumah mempelai wanita. Pengiring tampak tak peduli baju yang dipakainya basah terkena banjir.

"Itu Minggu (13/2) kemarin, saat banjir tinggi. Itu direkam saat mau sampai ke rumah pengantin wanita," kata Kepala Desa Kedungboto, Subandi.

Menurut Subandi, mempelai pria dan wanita merupakan warga satu desa. Rumahnya berjarak 100 meter. Subandi mengaku meski banjir, hajatan tersebut cukup meriah.

"Meriah meski banjir," terang Subandi.

Sementara itu hajatan pernikahan di tengah banjir juga digelar di Desa Kewadungwetan Kecamatan Grati. Dalam video yang beredar tampak emak-emak dan pria menyusuri banjir. Mereka menuju terop hajatan di tengah banjir.

Tuan rumah menyambut mereka dan saling peluk. Meski terendam banjir, hajatan tetap meriah. Para tamu juga tak segan mengangkat barang bawaannya untuk sang pengantin. Lagu-lagu dangdut berjudul "keranda cinta" mengiringi para tamu.

"Hari Minggu itu kebetulan di Kedawungkulon dan Kewadungwetan ada hajatan nikah. Karena sudah dipersiapkan sejak lama, menikah tetap digelar meski banjir," kata Pj Kades Kedawungkulon Mita Ardiningtyas saat dikonfirmasi.


Sumber : detik.com
 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel