Petani di Ngawi Tewas Kesetrum Jebakan Tikus yang Dipasang Sendiri

Ngawi - Seorang petani di Ngawi kembali ditemukan tewas diduga karena tersengat listrik jebakan tikus yang dipasangnya sendiri. Korban adalah Rantimin (62) warga Desa Campurasri, Kecamatan Karangjati.

"Betul ada insiden petani meninggal dunia akibat tersengat listrik dari jebakan tikus yang dibuat sendiri," ujar kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Toni Hermawan saat dikonfirmasi detikJatim Selasa (1/1/2022).

Menurut Toni, korban pertama kali ditemukan oleh Loso (58) rekannya sekitar pukul 09.00 WIB. Korban saat itu ditemukan terlentang sambil membawa tanki penyemprot hama.

Dari keterangannya bahwa korban tersengat listrik jebakan tikus yang dipasangnya.

"Pertama diketahui oleh pemilik sawah sebelah sawah milik korban. Sawah tersebut dimiliki korban dari hasil menyewa ke warga setempat dan sudah dua bulan memasang jebakan tikus," terang Toni.

Usai ditemukan jenazah korban sempat dibawa ke RSUD dr Soeroto Ngawi untuk dilakukan autopsi. Adapun hasil autopsi tidak ditemukan tanda kekerasan.

"Hasil autopsi tidak ada tanda kekerasan dan hanya luka bakar dari lilitan kabel listrik," tutur Toni.

Dari lokasi kejadian, lanjut Toni, pihaknya mengamankan dua rol kabel listrik yang dipakai korban untuk jebakan tikus. Ia juga mengimbau petani agar tidak menggunakan jebakan tikus lagi.

"Kita amankan dua rol kabel listrik untuk barang bukti. Kita imbau untuk masyarakat Ngawi yang bertani jangan memasang jebakan-tikus-listrik karena bahaya," tandasnya.


Sumber :  detik.com
 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel