Heboh Video 3 Gadis Joget TikTok di Wisuda Madrasah, Netizen Berang

Pasuruan - Tiga gadis berjoget ala TikTok di sebuah acara haflah akhirussanah atau wisuda salah satu madrasah di Pasuruan. Video joget TikTok itu viral dan dikecam netizen.

Video berdurasi 16 detik itu diunggah akun instagram @seputar_pasuruan. DetikJatim telah diberi izin oleh @seputar_pasuruan untuk mengutip unggahannya. Video itu memperlihatkan tiga gadis berjoget di atas panggung dengan latar bertuliskan 'Haflah Akhirussanah Madrasah Al Karim II Wetan Dalem Pulokerto Kraton Pasuruan.'

Mereka tampil mengenakan celana warna hitam, mengenakan jaket, berkerudung, mengenakan masker serta kaca mata hitam. Dua di antaranya mengenakan jaket warna terang mengapit gadis berjaket warna gelap dan menutup kerudung dengan topi warna putih di posisi tengah.

Mereka berjoget diiringi musik yang tengah viral di TikTok dan mendirikan gerakan yang tidak pantas dilakukan di acara wisuda madrasah. Gadis yang berada di tengah tampak meliuk-liukkan tubuhnya.

Penampilan itu ditonton banyak orang, termasuk anak-anak. Beberapa orang dewasa mengabadikan dengan smart phone.

Video aksi tiga gadis ini memantik reaksi warganet. 864 komentar sudah ditulis. Sebagian besar netizen mengecam dan sebagian lagi menyayangkan karena dianggap tidak pantas.

"Yok opo rek gurune iku, yok opo sekolahane iku, kok meneng ae," tulis rinandanurul8.

"Pasuruan terkenal kota santri lah kok ngene se kelakuane. Gak disesuaikan blas," komentar a_18rachmad.

"Gurune yok opo iki, harusnya bisa memilah baik buruknya yang akan dikreasikan anak didiknya di acara beginian," tulis ebesariyanto.

"Miris... ini panitianya begimana? Salah tempat dan waktu ini namanya," celetuk ulfa_marisa.

"Andai ibu kartini masih hidup, mungkin dia menangis melihat iki," tulis doni_ro11.

"Mengisinkan," tulis zaki_zankies.

"Dunia sedang tidak baik baik saja," dinnnxd menambah.

Pihak madrasah belum bisa dimintai keterangan terkait aksi joget itu. detikJatim mencoba menelusuri lokasi sesuai yang tertera di lantar panggung yakni Desa Pulokerto, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, tapi belum menemukan madrasah yang dimaksud.

Kapolsek Kraton AKP Teguh Taviarno mengatakan pihaknya akan mengecek kebenaran lokasi video viral itu. "Kami cek dulu," kata Teguh.

Sumber : detik.com

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel