Iseng Bikin Kukis, Perempuan Asal Ponorogo Ini Kebanjiran Order Jelang Lebaran


 Ponorogo - Tangan Hilda Ayu Rahmawati (28) tampak sibuk mengotak-atik adonan kukis di dapur rumahnya, kawasan Babadan, Ponorogo. Hilda dibantu dua orang saudaranya untuk membuat kue-kue kering itu.

"Jujur iseng tidak ada rencana untuk jadi usaha," tutur Hilda kepada detikJatim, Rabu(27/4/2022).

Hilda menceritakan bisnis kue kering itu yang bermula dari menjajal sebuah resep kukis untuk sang anak. Karena hasilnya memuaskan, dia pun terpikir untuk mencoba peruntungan dengan menjual kukis tersebut.

"Awalnya, kami coba jual pas Natal tahun 2021, ternyata permintaannya banyak. Lanjut terus sampai sekarang di momen Idul Fitri," terang Hilda.

Lebih lanjut, dia menjelaskan 4 varian kukis produksinya. Yakni kukis selai kacang (skippy), kukis selai cokelat (nutella dan cadburry), serta kukis rasa kayu manis (lotus).

"Kukis Nutella paling favorit," imbuh Owner Niku Cookies itu.

Menurut dia, kukis buatannya ada 2 ukuran berbeda. Yakni besar dan kecil. Satu box ukuran besar berisi 6 atau 10 kukis yang dikemas plastik. Sedangkan kukis ukuran kecil dikemas dalam toples.

"Untuk lebaran ini, banyak permintaan kukis ukuran kecil yang ditaruh toples untuk suguhan maupun hampers," kata Hilda.

Kualitas rasa kukis buatan Hilda sudah tak perlu diragukan. Buktinya, dirinya telah kebanjiran order menjelang lebaran ini. Pesanan kukis besar telah tercatat 20 box. Sedangkan kukis mini sebanyak 150 toples.

"Kalau toples (kukis kecil) harganya Rp 45 ribu, kalau box (kukis besar) isi 6 Rp 55 ribu, isi 10 Rp 85 ribu," papar Hilda.

Tidak hanya itu, dirinya pun juga kebanjiran order untuk hampers atau parsel lebaran. Bahkan, hingga ke luar kota.

"Sudah ada 50 hingga 60 paket dipesan untuk Lebaran kali ini. Kita juga melayani pemesanan lewat online di instagram @nikuniku.po," pungkasnya.

Sumber : detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel