Kisah Sopir Truk Perjalanan Menuju Malang Tetiba Kesasar di Makam Kediri

Surabaya - Truk muat 8 ton beras kesasar di jalan setapak pemakaman Desa Pagu, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Peristiwa itu terjadi, Kamis (30/4/2022) dini hari.

Sang sopir bernama Rokhim kebingungan saat mendapati truk warna oranye bernopol AG 8086 KB terjebak di saluran air pinggir sawah. Truk masuk jalan setapak ini viral di aplikasi percakapan serta medsos. Video beredar berdurasi 29 detik.

Tampak ban depan sebelah kiri masuk di sungai kecil pinggir sawah. Dalam video itu, tampak sopir yang memakai kaos dalam warna putih mengaku jika hanya melihat jalan lurus.

"Kulo semerep e jalan lurus (Saya tahunya jalan lurus) ," kata sopir tersebut kepada warga yang menyapanya seperti yang dilihat detikJatim, Minggu (2/4/2022).

"Truk kesasar sanding sawah, pinggir kuburan. Rumangsane liat jalan raya biasa (Truk kesasar di pinggir sawah, samping makam. Sopirnya merasa melihat jalan raya biasa lurus saja)," kata pria yang menvideo peristiwa aneh tersebut.

Pria yang mengambil video tersebut juga menunjuk gambar 'Gus Baha' di truk. "Jane njaluk dungo Gus Baha (Seharusnya minta doa Gus Baha')".

Kapolsek Wates, AKP Suharyanta mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat jika ada truk kesasar di pinggir makam tersebut. Sang sopir bernama Rokhim mengaku akan mengirim beras menuju Malang.

"Kita meminta bantuan warga dan mendatangkan mesin traktor untuk menarik dan mengevakuasi truk," tambahnya.

Menurutnya, evakuasi truk kesasar memang sulit jika hanya didorong dan ditarik kendaraan biasa. Sebab, truk muat 8 ton beras. Sementara itu proses evakuasi berlangsung sekitar 1 hingga 2 jam.

"Karena kondisi jalan dan kendaraan, proses evakuasi selama kurang lebih 1-2 jam," imbuh Suharyanta.

Rokhim, sopir truk yang kesasar di Kediri, mengaku tidak menyangka kendaraan yang dibawa sehari-hari masuk ke jalan setapak makam Desa Pagu Kecamatan Wates. Selama perjalanan dari Kediri menuju Malang, dirinya tidak merasakan keanehan dan merasakan jalan rusak atau jalan bergelombang.

"Iya kok aneh, padahal saya jalan ya lurus-lurus aja seperti biasa," kata Kapolsek Wates, AKP Suharyanta menirukan Rokhim saat diperiksa di lokasi kejadian, Minggu (3/4/2022).

Kapolsek mengaku sopir berangkat dari Kediri dengan kondisi jalan masih gelap. Sang sopir merasa melewati jalan raya seperti biasa. Namun tiba-tiba ban mobil kiri bagian depan masuk ke lubang. Rokhim berusaha melajukan truknya, namun tak kunjung berhasil.

Sang sopir turun dan mengecek kondisi truknya, Betapa kagetnya saat mengetahui ban kirinya masuk ke saluran air di pinggir sawah. Setelah melihat sekelilingnya, ternyata banyak pepohonan dan ada tempat pemakaman desa setempat.

"Tiba-tiba dia tidak sadar dan diketahui sudah berada di area tempat pemakaman umum," tambah kapolsek.

Sopir pun kebingungan dan berusaha meminta pertolongan teman dan warga desa sekitar. Warga mengaku heran truk bisa masuk hingga jalan setapak. Warga pun menghubungi pihak kepolisian dan dievakuasi menggunakan traktor. Butuh waktu hingga 2 jam mengevakuasi truk yang memuat beras 8 ton.


Sumber : detik.com
 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel