Cerita Korban Keracunan di Jombang: Malam Makan Telur Bali, Pagi Diare

Jombang - Puluhan warga Dusun Garu, Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben mengalami gejala keracunan. Salah satunya Julia Ermawati (27).

Mereka menderita mual, muntah dan diare setelah menyantap nasi kotak dari acara tahlil dan yasin rutin. Bagaimana cerita Julia?

Julia merupakan warga RT 17. Ia mencicipi telur bali dari nasi kotak itu pada Rabu (11/5) malam. Saat itu, ibunya membawa pulang 2 kotak nasi dari acara tahlil dan yasin rutin di rumah Eka Puji Astutik alias Tutik (47), warga RT 14 RW 3 Dusun Garu.

Nasi kotak tersebut berisi nasi, mi bihun, tahu goreng dan telur bali. Peserta tahlil dan yasin adalah emak-emak warga Dusun Garu. Acara keagamaan itu rutin digelar setiap Rabu setelah salat magrib. Warga yang menjadi tuan rumah digilir.

"Saya mulai sakit Kamis (12/5) subuh, langsung diare hingga berkali-kali ke kamar mandi," kata Julia kepada wartawan di Puskesmas Kesamben, Sabtu (14/5/2022).

Sampai siang ini, Julia masih menjalani perawatan di Puskesmas Kesamben. Begitu juga dengan Muhammad Riski (20), warga Dusun Garu. Sama dengan korban lainnya, ia juga menyantap nasi kotak dari rumah Eka pada Rabu (11/5) malam.

Nasi kotak berisi nasi, mi bihun, tahu goreng dan telur bali itu dibawa pulang oleh ibunya yang mengikuti tahlil dan yasin di rumah Eka. Riski mulai merasakan sakit pada Kamis (12/5) sekitar pukul 09.30 WIB. Namun, ia dirawat di Puskesmas Kesamben sejak Jumat (13/5) petang.

"Saya bangun tidur jam setengah sepuluh perut sakit, terus panas, lalu muntah terus dan diare. Habis makan nasi kotak isinya nasi, telur, mi dan tahu Rabu malam," jelasnya.

Kapolsek Kesamben AKP Achmad mengaku baru menerima laporan keracunan massal itu pada Jumat (13/5) sekitar pukul 20.30 WIB. Pihaknya pun menggali keterangan dari para saksi dan mengumpulkan sejumlah bukti.

"Kemarin malam begitu kami dapat informasi, kami cek ke Puskesmas dan TKP. Kami amankan dua butir telur yang belum dimasak dan muntahan pasien," ungkapnya.

Kepala Dusun Garu, Ahmad Mustain mengatakan acara tahlil dan yasin digelar di rumah Eka Puji Astutik alias Tutik (47), warga RT 14 RW 3 Dusun Garu pada Rabu (11/5) setelah salat magrib. Kegiatan rutin warga Dusun Garu itu diikuti sekitar 70 emak-emak. Menurut Mustain, ada yang berbeda pada bumbu bali di nasi kotak tersebut.

"Bumbu bali katanya orang-orang bukan merah warnanya, agak kuning begitu," kata Mustain kepada wartawan.


Sumber : detik.com
 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel