Sepasang Muda-mudi di Kota Batu Diamankan, Diduga Pembuang Bayi

Kota Batu - Sepasang muda-mudi diamankan polisi lantaran diduga membuang bayi di pinggir Jalan Raya Songgoriti, Kota Batu. Kasus ini terungkap dari laporan warga adanya penemuan bayi laki-laki di pinggir Jalan Raya Songgoriti, Kota Batu, Minggu (29/5/2022).
Bayi malang itu diletakkan di pinggir jalan raya dengan kondisi terbungkus tas kresek warna putih. Sat Reskrim Polres Batu yang menerima laporan kemudian melakukan penyelidikan.

Kasat Reskrim Polres Batu AKP Yusi Purwanto menuturkan, awalnya saksi bernama David Setyawan yang melaporkan temuan bayi di dalam tas kresek warna putih.

Ia mengetahui dari keterangan anak-anak yang tengah bersepeda di sekitar lokasi kejadian. Saat ditemukan bayi dalam kondisi hidup, meski sekujur tubuhnya telah membiru.

"Bayi awal ditemukan dalam kondisi masih hidup, kemudian kita bawa ke RS Hasta Brata untuk dilakukan pemeriksaan medis," ujar Yusi kepada detikJatim saat dikonfirmasi, Senin (30/5/2022).

Untuk proses penyelidikan, petugas menggali keterangan sejumlah saksi. Dari situlah kemudian didapat kecurigaan adanya seseorang yang sengaja membuang bayi tersebut di lokasi kejadian.

"Dari olah TKP dan keterangan saksi, kita mengidentifikasi seseorang yang diduga kuat pembuang bayi tersebut," beber Yusi.

Penyelidikan polisi akhirnya mengerucut kepada sepasang muda-mudi berinisial HDC (23) dan pacarnya IWD (20), keduanya merupakan warga Kabupaten Malang.

"Keduanya kami amankan di salah satu vila di kawasan Songgoriti sekitar pukul 11 siang," tegasnya.

Yusi menambahkan, dari pemeriksaan awal, terungkap jika sepasang muda-mudi ini membuang bayi pada Minggu (29/5/2022) sekitar pukul 06.00 WIB. Dua jam kemudian, keberadaan bayi tersebut ditemukan oleh warga.

"Bayi dibuang pukul 6 pagi. Setelah pelaku perempuan melakukan persalinan sendiri di vila yang disewa dengan pelaku laki-laki," imbuhnya.

Sepasang muda-mudi itu mengaku, nekat membuang bayi karena panik dan takut. Karena status mereka bukanlah pasangan suami istri.

"Alasannya takut dan panik, dan status mereka masih pacaran. Di hari Sabtu keduanya menyewa vila, si perempuan dalam kondisi hamil," kata Yusi.

Karena perbuatannya, sepasang kekasih itu dijerat pasal 305 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Sumber : detik.com

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel