Mas Bechi Ditempatkan di Blok Isolasi Rutan Medaeng

Sidoarjo - Tersangka DPO kasus dugaan kekerasan seksual terhadap santriwati Ponpes Shiddiqiyyah Jombang Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi (42) telah diterima Kejati Jatim. Setelah itu ia ditahan di blok kamar isolasi Rutan Klas I Surabaya di Medaeng, Waru, Sidoarjo.

"Yang bersangkutan kami terima tadi sebelum subuh, ya, sekitar jam 2. Kemudian setelah proses penyerahan kami tempatkan di blok kamar isolasi. Ini sesuai arahan dari bapak kantor wilayah, bahwasanya setiap tahanan yang diterima akan disesuaikan dengan SOP. Khususnya di masa pandemi ini di kamar isolasi mandiri. Kurang lebih sampai 7 hari ke depan," kata Kepala Rutan Klas I Surabaya Wahyu Hendra Jati di Rutan Medaeng, Jumat (8/7/2022).

Wahyu menegaskan tidak akan ada keistimewaan terhadap Mas Bechi selama berada di Rutan Medaeng. Dia akan mendapatkan perlakuan sama dengan tahanan yang lain.

"Untuk keistimewaan tidak ada, karena kondisi di rutan sendiri sudah over crowded, ya. Di mana semua kamar memang penuh. Tapi untuk tahanan baru, semuanya kami perlakukan sama. Kami posisikan di kamar isolasi mandiri kurang lebih sampai 7 hari ke depan," lanjut Wahyu.

Mengenai kondisi kesehatan Mas Bechi, Wahyu menyampaikan saat diserahkan ke Rutan Klas I Surabaya ia dipastikan dalam kondisi sehat dan sudah menjalani tes kesehatan.

"Alhamdulillah tadi malam sudah diperiksa oleh tim kesehatan kami, tidak ada keluhan, tidak ada sakit yang disampaikan dari yang bersangkutan. Secara psikologis Alhamdulillah, Insya Allah baik," ujar Wahyu.

Terkait kunjungan keluarga, Wahyu menyampaikan bahwa kebijakan tersebut akan berlaku lagi pada 19 Juli di Rutan Klas I Surabaya pada 19 Juli. Namun pemberlakuan itu dengan syarat-syarat yang berlaku.

"Kunjungan keluarga atau tatap muka, Insya Allah tanggal 19 sudah mulai buka, tapi itu memang sesuai syarat-syarat yang berlaku. Harus vaksin 3 kali, kalau tidak ada harus melampirkan swab antingen 1x 24 jam," ujar Wahyu.

Wahyu menambahkan, saat ini Rutan Klas I Surabaya sedang dalam proses penataan ulang. Menurutnya ada dua blok besar yang dibongkar dan dibangun bersusun.

"Rutan klas I Surabaya dalam progress penataan ulang dimana dua blok besar yang biasanya menampung seribu orang. Itu kami bongkar habis dan akan kami bangun bertingkat," kata Wahyu.

Mas Bechi tiba di Rutan Medaeng Jumat dini hari sekitar pukul 01.55 WIB. Saat tiba di Medaeng ia mengenakan beanie hat alias topi kupluk dan jaket yang cukup tebal.

Di dalam video yang didapat detikJatim ia masuk ke rutan dikawal sejumlah petugas polisi. Cara berjalannya tampak lunglai sembari membawa sebuah tas di tangannya dan sebotol air mineral.

Sumber : detik.com

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel